Sabtu, 16 Januari 2016

PAGE 2 – AWAL YANG BARU

Ah, 2016.
Ini sungguh menjadi awal yang baru untuk hidupku. Terima kasih Tuhan untuk hidupku yang luar biasa di Tahun 2015. Semoga tahun ini menjadi lebih baik dari sebelumnya.
Jika tahun-tahun sebelumnya aku disibukkan dengan urusan kuliah. Maka tahun ini akan berbeda. Aku bukan lagi seorang mahasiswa, aku sudah melewati kerasnya perjuangan skripsi, melelahkannya revisi hingga sulitnya bertemu dosen pembimbing. Berkat itu, aku bisa selfie pake toga hhehe.
saat ini status ku sudah seorang pegawai di salah satu badan usaha milik negara di bumi indonesia ini. Jika tahun sebelumnya, aku hanya perlu bangun pagi, menunggu sarapan dari mama, berangkat ke unsri bukit, dorong sana dorong sini (anak layo pasti ngerti), belajar kemudian bercengkrama. Kemudian pulang. Kalau ada waktu, mungkin meluangkan waktu ke mall menjadi hal yang menyenangkan. Apalagi jika dilakukan bersama teman kuliah.
Sekarang? Bangun aku harus sibuk menyiapkan semuanya sendiri. Dari sarapan, mencuci, hingga cari makan. Yaps, inilah aku di tahun 2016. Aku sudah jauh meninggalkan zona nyaman ku.
Kalian tahu, ketika pertama kali menghuni ruang seluas 3x4 meter ini aku menangis. Aku menangis bukan karena menerima fakta aku harus hidup sendirian ataupun karena aku jauh dari kota tercintaku. Aku menangis karena harus pisah dengan orang tuaku. Ini memang menunjukkan kalau aku lemah, tapi aku berjuang mati-matian masuk ke perusahaan ini demi orang tuaku, untuk kebanggaan mereka. Lalu kenapa aku harus jauh dari mereka? Itulah pikiran ku saat itu.
Hidup bukan Cuma satu jalan, kita semua bebas memilih pilihan hidup ini. Inilah pilihan ku. Aku memilih pergi dari zona nyamanku. Anggap saja aku mencari jati diri, arti sebuah kedewasaan dari hidup mandiri, walau aku harus jauh dari kedua orang tuaku yang aku sayangi, teman-teman seperjuanganku, dan jauh dari kamu. yang aku cintai.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar